Abror: Wilayah Timur Berat, tapi Optimistis Lolos
Dhimam Abror memberikan pengarahan di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Sabtu (14/3/2020).

Abror: Wilayah Timur Berat, tapi Optimistis Lolos

PS Hizbul Wathan optimistis melakoni setiap pertandingan di grup Wilyah Timur Liga 2 2020. Itu ditegaskan Presiden PS Hizbul Wathan Dhimam Abror Djuraid ketika melakukan soft launching tim dan melepas pemain untuk away perdana ke Jepara, di Kantor PW Muhammadiyah Jatim, Jalan Kertomenanggal IV/1, Surabaya, Jumat (13/3/2020).

“Meski berat, tapi kami optimistis lolos,” kata Abror yang pernah menjabat Ketua Pengda PSSI Jawa Timur itu.

Dia menegaskan, perpaduan pemain senior dan junior di PSHW akan menjadi kekuatan yang diyakini mampu melawan tim-tim besar di wilayah timur. Di antaranya Persis Solo, Mitra Kukar, Martapura FC, Persiba Balikpapan maupun tim dari Papua .

Abror juga mengatakan, PS Hizbul Wathan tidak sekadar lewat di Liga 2 2020. Namun akan berjuang habis-habisan untuk lolos di Liga 1 atau bertahan di papan atas Liga 2.

“Saat ini PSHW sudah siap secara moral dan mental berlaga di liga 2 meski pun diketahui PSHW merupakan tim baru yang baru saja mengakuisisi Semeru FC,” katanya.

Berdasarkan drawing, PS Hizbul Wathan berada di grup wilayah timur. Lawan-lawan yang akan dihadapi Juan Revi dkk bukanlah lawan yang mudah untuk ditundukkan. Ada beberapa klub yang cukup diwaspadai PS Hizbul Wathan untuk mengarusi musim 2020 ini. Sebut saja Kalteng Putra yang tahun lalu masih berada di kasta tertinggi, Mitra Kukar dan Persiba Balikpapan yang kini menggunakan jasa pelatih asing.

“PSHW ini memang pendatang baru di liga 2 dan drawing kita mendapat grup dari timur dimana di grup itu banyak tim berpengalaman. Kita away pertama lawan Persijap Jepara tim ini sudah lama tapi kita menepis itu, secara teknik kita sudah siap apa pun yang terjadi pesan saya PSHW menunjukkan kualitas profesional yang bagus,” ungkap Dhimam Abror.

Abror menambahkan, PS Hizbul Wathan sudah memiliki 24 pemain yang terdaftar di PT Liga. Rencananya masih menambah kekuatan karena kuota tim antara 24 hingga 30 pemain dengan kombinasi pemain senior dan junior.

“Kompetisi pemain kita seharusnya jika memenuhi kuota bisa 24 sampai 30 pemain. Kita ada 24 pemain yang di daftarkan senior dan junior. Seperti Nasirin, Taufik Kasrun dan Juan Revi. Serta beberapa pemain muda binaan, PSAD dan pemain hasil seleksi,” pungkasnya. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.