Hizbul Wathan FC (HWFC) menjadi peserta Kongres Tahunan PSSI 2021 yang dilangsungkan di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (29/5/2021). Kongres yang digelar secara tatap muka. Sejumlah agenda dibahas dalam forum tertinggi di organisasi sepak bola nasional tersebut.
“Ini yang pertama kali kami menjadi peserta Kongres PSSI. Kami sangat berharap kongres menghasilkan keputusan-keputusan strategis untuk perbaikan sepak bola di Tanah Air,” ujar Direktur Operasional dan Manajer Suli Da’im didampingi Mikko Agus Pribadi (wakil manajer).
Kongres Tahunan PSSI 2021 diikuti para voters dari 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), klub Liga 1, Liga 2, Liga 3, dan Asosiasi Futsal. Dalam kongres tersebut, PSSI akan membahas sejumlah agenda yang akan dilakukan pada 2021.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia akan mengikuti Kualifikasi Piala Dunia 2022, Piala AFF U-15, AFF U-18, SEA Games, Piala AFF, dan AFF U-16 Putri.
PSSI juga akan membahas laporan keuangan PSSI dan pengesahan beberapa klub yang berganti nama. Salah satunya, Hizbul Wathan FC.
HWFC terbentuk setelah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur mengakuisisi Persigo Semeru FC pada 2019. HWFC baru menjalani satu pertandingan pada musim kompetisi Liga 2 2020. Yakni, melawan Persijap Jepara. Namun lantaran pandemi covid-19, kompetisi akhirnya dihentikan.

Selain HWFC, beberapa klub yang berganti nama seiring pergantian kepemilikan adalah Cilegon United FC yang berganti nama menjadi RANS Cilegon FC, Martapura FC yang berganti nama menjadi Dewa United, dan Putra Sinar Giri berganti nama menjadi Putra Safin Group Pati.
“Harapan kami setelah pengesahan klub ini, HWFC bisa mewarnai sepak bola di Indonesia,” papar Suli Da’im yang juga Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur.
Tak hanya itu, terang Suli, PSHW juga menunggu pembahasan regulasi untuk Liga 1 dan Liga 2 yang akan digelar pada Juli mendatang. (*)