Pembekalan Spiritual Kiai Saad Ibrahim
Hasan Ubaidillah, Saad Ibrahim, Suli Da'im, dan M Mirdasy.foto:hwfc

Pembekalan Spiritual Kiai Saad Ibrahim

Manajemen Hizbul Wathan FC (HWFC) memberi pembekalan spiritual kepada pemain dan official. Kegiatan berlangsung di di GKB 4 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (23/6/2021) malam.

Hadir, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, Dr. KH. Saad Ibrahim, Presiden HWFC Suli Da’im, Direktur Operasional/Manajer M Mirdasy, Direktur Bisnis Hasan Ubaidillah, dan Sekretaris Klub Agus Wahyudi.

Selama 1,5 jam, Saad memberi tausiyah tentang nilai Islam dan sepak bola. Dia juga memotivasi tentang pentingnya penggabungan antara nilai-nilai keislaman dengan sains sepakbola agar HWFC dapat berkembang lebih baik lagi.

“Penanaman nilai islami tersebut sebelum bertanding harus sudah dimiliki setiap pemain,” tegas Saad.

Ditegaskan Saad, pihaknya ingin seluruh amal usaha Muhammadiyah ini memadukan kedua hal yang sangat riskan bagi kita. Yakni, dimensi agama yaitu menanamkan nilai-nilai agama Islam dan yang sains dalam hal ini yaitu sepakbola atau olahraga.

foto:hwfc

“Dengan begitu kita bisa berkembang dan mendapatkan pertolongan Allah,” papar dosen UIN Malang itu.

Menurut Saad, Muhammadiyah mendukung penuh segala bentuk amal usaha. Seperti yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)  yang memfasilitasi HWFC mulai dari asrama, lapangan, hingga ruangan pertemuan.

“Ini membuktikan Muhammadiyah memiliki modal sosial yang bagus. Sebab, di mana pun HW FC akan mengadakan kegiatan maupun bertanding, pasti Muhammadiyah akan mendukung penuh kegiatan tersebut.

Saad mengatakan, untuk mengembangkan HWFC butuh biaya yang cukup besar. Namun bukan soal finanaial yang Muhammadiyah tekankan, tetapi menanamkan nilai-nilai islami yang lebih penting dilakukan.

“Jika hal ini dilakukan HWFC insya Allah akan berkembang. Tim HWFC sebelum memulai kegiatan minimal mengucap bismillah agar tujuan kita tercapai,” tandas Saad.

Sementara itu, Suli Da’im menegaskan, pemilik HWFC adalah  Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim. Karena itu, pihaknua merasakan penting menggelar silaturahmi sekaligus ta’aruf (perkenalan) antara pemain HWFC dengan pemiliknya.

“Sehingga antara pemain dengan Muhammadiyah Jatim saling kenal sehingga menjadi wasilah meraih keberkahan prestasi di Liga 2 nanti,” tandas Suli.

foto:hwfc

Suli menuturkan, kegiatan ini akan digelar secara periodik. ”Hari ini Pak Saad, pekan depan dijadwalkan Rektor UMM Dr Fauzan yang akan mengisi. Beliau sangat sepak bola. Pengalamannya menangani klub bola bisa jadi bekal yang penting untuk para pemain HWFC,” ujar mantan anggota DPRD Jatim ini.

Suli menambahkan, kemenangan permainan sepak bola tidak hanya ditentukan oleh kaki pemain di lapangan saja. :Banyak kaki-kaki di luar lapangan yang ikut menentukan kemenangan satu tim sepak bola. Seperti suporter dan kelas silaturahmi yang saat ini dilakukan,” pungkas dia. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.