Peserta Kursus Lisensi D Pahami Kesalahan Elementer

Peserta Kursus Lisensi D Pahami Kesalahan Elementer

Kursus pelatih lisensi D yang di selenggarakan Muhammadiyah, Hizbul Wathan Football Club (HWFC), dan Asprov PSSI Jatim, memberikan pengalaman berharga bagi para peserta.

“Ini pengalaman pertama saya ikut kursus pelatih. Saya mendapatkan banyak pencerahan tentang metode dan kurikulum kepelatihan,” ujar Fahmi Cahyadi, guru olahraga SMPN 1 Sampang, Madura.

Menurut dia, melalui kursus pelatih ini, dirinya merasa punya banyak kekurangansaat melatih siswa di sekolah maupun SSB binaannya.

“Jujur , saya melatih bola itu belajar secara otodidak, sharing dengan pelatih lain yang sudah pernah ikut kursus. Ternyata banyak hal elementer yang tidak saya ketahui. Dan itu justru jadi pijakan dalam bermain bola di usia dini,” terangnya.

“Antara teori dan praktek dalam kursus kali ini sangat membuka wawasan saya dalam melatih. Terlebih, instruktur yang didatangkan, yakni coach Bambang Nurdiansyah (Banur) sangat menginspirasi. Banyak teman saya yang menyesal gak ikut,” ungkapnya.

Peserta Kursus Lisensi D Pahami Kesalahan Elementer
foto: joko kristi

Hal senada di sampaikan Hendri Kindo, pelatih SSB Glenmore, Banyuwangi. Dia mengakui tak menyangka dengan kehadiran coach Banur dan Joko “Gethuk” Sulilo menjadi instruktur Kursus Pelatih Lisensi D ini.

“Saya dan beberapa peserta lain masih tidak percaya bisa menyerap ilmu kepelatihan secara langsung dari mantan pemain dan pelatih yang punya reputasi nasional,” katanya, bangga.

Hendri yang lama melatih SSB Glenmore U-7 sampai U-15, menjadi sadar bahwa dasar bermain bola harus diberikan sesuai umur dan tumbuh kembangnya anak.

“Sebelum ikut kursus, semua siswa SSB kita berikan metode dan kurikulum yang sama dalam bermain bola. Ternyata ini salah. Tahunya kesalahan itu saat ikut kursus. Jadi gak rugi saya jauh-jauh ikut kursus yang diselenggarakan Muhammadiyah,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.