Usulan PS Hizbul Wathan jadi Berita Bola Terpopuler
(berdiri) Suli Da'im , Dhimam Abror, M Mirdasy. (duduk) Hidayatullah dan Saad Ibrahim.foto"pshw

Usulan PS Hizbul Wathan jadi Berita Bola Terpopuler

Usulan PS Hizbul Wathan kepada kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga Indonesia, menjadi berita bola terpopuler, Tribunnews.com, Kamis (26/3/2020). Salah satu situs terbaik di Indonesia itu, memberi cap “terpopuler” dari tiga berita lain.

Untuk diketahui, manajemen PS Hizbul Wathan telah berkirim surat ke PT LIB terkait kelanjutan Liga 2 2020. Dalam surat itu, ada tiga poin yang disampaikan. Pertama, PS Hizbul Wathan medorong PT LIB dan PSSI segera mengeluarkan surat resmi berkenaan dengan penghentian kompetisi. Hal ini sebagai acuan manajemen untuk menentukan masa kontrak pemain yang bergabung di PS Hizbul Wathan.

Kedua, PSHW meminta kepada PT LIB dan PSSI untuk segera menyusun kembali dari awal jadwal Kompetisi Liga 2 2020 dengan mengacu tahapan penanganan virus covid-19 jika berhasil ditangani, paling lambat akhir bulan Juni 2020 atau menunggu Instruksi Pemerintah.

Ketiga, PS Hizbul Wathan berharap pemberian hak klub berupa subsidi termin pertama, hal ini sesuai dengan regulasi yang dikeluarkan PT LIB.

Sementara itu, Presiden PS Hizbul Wathan Dhimam Abror Djuraid mengungkapkan alasan timnya berkirim surat ke PT LIB dan PSSI. pada Senin (23/3/2020) lalu.

Dhimam menceritakan, surat tersebut merupakan respons atas permintaan Ketua Umum PSSI M Iriawan atau Iwan Bule. Dalam Extraordinary Manager Meeting, beberapa waktu lalu, Iwan Bule menginginkan usulan dari kontestan Liga Indonesia 2020 melalui surat.

“Prosesnya itu setelah kami manager meeting dengan PSSI beberapa waktu lalu, disitu pak Iwan Bule meminta usulan-usulan kepada klub peserta melalui surat, mangkanya kemudian PSHW memutuskan berkirim surat,” kata dia, Kamis (26/3/2020).

Diakui Dhimam, lewat surat tersebut pihaknya mendorong organisasi induk sepak bola Tanah Air itu untuk segera merealisasikan janji terkait subsidi kepada klub peserta liga Indonesia.

“Kita minta juga ke PSSI agar segera merealisasikan subsidi yang dijanjikan kepada klub peserta liga,” terang Dhimam.

Ditegaskan Abror, pihaknya sudah away ke Jepara dan sudah mengeluarkan uang untuk operasional tim. Untuk itu, dirinya meminta secepatnya subsidi itu dicairkan. Sebab, pencairan subsidi tersebut juga akan berimbas kepada para pemain.

“Semoga pencairan subsidi bisa segera, karena Kita juga memikirkan kondisi pemain kedepan, bagaimana dengan kontraknya apalagi beberapa bulan lagi hari raya, pasti para pemain juga memikirkan kebutuhan mereka,” pungkas Abror. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.