Fase Baru Klub Sepak Bola Milik Muhammadiyah
Skuad HWFC latihan di Lapangan UMY. foto:hwfc

Fase Baru Klub Sepak Bola Milik Muhammadiyah

Persatuan Sepakbola Hizbul Wathan (PSHW) pada tahun 60/70-an nama dan prestasinya sangat kondang di Jawa Timur. Khususnya di kompetisi antarklub anggota Persebaya.

Tak cuma kondang namanya, tapi prestasi PSHW selalu moncer di kompetisi kelas divisi utama klub Persebaya.

*) Oleh: Ferry Is Mirza

Selama kurun 60/70-an, PSHW yang dipandegani pemain-pemain kaliber nasional, seperti Anjik Alinurdin (gelandang serang), Wantoyo (sayap kanan), Muchid (striker), dua palang pintu (beck) Djoko dan Oesman serta kiper Hadi Purnomo, selalu berada di puncak klasemen.

PSHW selalu berada di posisi lima besar, bersama PS Naga Kuning (Suryanaga), PS Assjabbab, PS IM (Indonesia Muda) dan PS AD. Dan PSHW mesti di atas PS AL, PS Bintang Timur, PS Sakti, PS Thor dan PS Mars.

Selain itu, pemain pemain PSHW seperti Anjik, Wantoyo, Muchid dan Hadi Purnomo (kiper) juga pemain inti Persebaya bila bertanding di kejuaraan antarperserikatan lawan PSMS Medan, Persija Jakarta, dan PSM Makassar.

Di masa kini, nama PSHW telah berubah menjadi Hizbul Wathan Football Club (HWFC). Ini setelah PSSI menetapkan HWFC sebagai anggot apada Kongres Biasa PSSI 2021 di Jakarta, 29 Mei 2021.

Selain HWFC, PSSI juga menetapkan beberapa klub yang berganti nama. Yakni, Babel disebut akan menjadi Muba United, Cilegon United menjadi RANS Cilegon United FC, Martapura FC menjadi Dewa United, dan Putra Sinar Giri berganti nama menjadi Putra Safin Group (PSG) Pati.

HWFC telah menapaki fase baru yang strategis. Menjadi klub profesional yang berlaga di Liga 2 Indonesia. Menerapkan sepakbola lebih maju dan modern. Pemain-pemainnya mendapat bayaran cukup tinggi. Membangun infrastruktur olahraga yang mumpuni. Menggerakkan dakwah kultural di persepakbolaan nasional.

HWFC juga menjadi inspirasi bagi perkembangan sepak bola di lingkungan Muhammadiyah. Sekolah sepak bola SSB Hizbul Wathan di banyak daerah kini makin menggeliat. Melahirkan talenta-talenta muda yang siap diproyeksikan mengisi slot pemain-pemain masa depan.

HWFC yang menjadi klub kebanggaan Muhammadiyah, diharapkan bisa mengukir prestasi dan mampu memenangi setiap pertandingan. Baik laga home atau away. Apalagi dengan dukungan pengurus tim yang solid, bukan mustahil HWFC bisa kondang seperti era 60/70-an. (*)

*) Penulis adalah putra almarhum HM Ghazali Dalimunthe Ketum/Menejer PS HW

One thought on “Fase Baru Klub Sepak Bola Milik Muhammadiyah

Leave a Reply

Your email address will not be published.