Sah! Hizbul Wathan FC Jadi Klub Anggota PSSI
(ki-ka) Raffi Ahmad (owner RANS Cilegon United FC). Suli Da'im (Manajer HWFC), Kaesang Pangarep (owner Persis Solo), dan Saiful Arifin (owner PSG Pati). foto:hwfc

Sah! Hizbul Wathan FC Jadi Klub Anggota PSSI

PSSI akhirnya menetapkan Hizbul Wathan FC sebagai anggota. Keputusan tersebut dibacakan Sekjen Yunus Nusi dan ditetapkan oleh Ketua Umum Mochammad Iriawan dalam Kongres Biasa PSSI 2021 di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (29/5/2021).

“Kami bersyukur akhirnya bisa dilakukan pergantian nama dan domisili dari Persigo Semeru ke Hizbul Wathan FC (HWFC),” ujar Manajer HWFC Suli Da’im didampingi Mikko Agus Pribadi (wakil manajer).

Di Liga 2, selain Persigo Semeru menjadi HWFC, ada juga klub yang berganti nama. Yakni Babel disebut akan menjadi Muba United,  Cilegon United menjadi RANS Cilegon United FC, Martapura FC menjadi Dewa United, dan Putra Sinar Giri berganti nama menjadi Putra Safin Group (PSG) Pati.

PSSI memaparkan bahwa pergantian nama ada syarat secara administratif yang harus dipenuhi. PSSI juga menetapkan tenggat waktu yang ditetapkan sebelum pengesahan. Setelah semuanya clear, pergantian nama bisa disahkan dalam Kongres Biasa ini.

Suli mengaku senang pengubahan nama bisa disahkan oleh PSSI tanpa kendala. Karena hal itu akan menjadi identitas baru yang diinginkan manajemen klub milik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur itu.

“Dengan pergantian nama ini, kita makin bersemangat untuk menjalani Kompetisi Liga 2 2021,” tutur mantan anggota DPRD Jawa Timur itu.

 Sah! Hizbul Wathan FC Jadi Klub Anggota PSSI
Suli Da’im dan Mikko Agus Pribadi, perwakilan HWFC di Kongres Biasa PSSI 2021.foto:hwfc

Liga 2 tahun ini dibagi empat grup, masing masing grup ada enam klub. Sistemnya sama seperti Liga 1, yakni menggunakan kompetisi penuh dengan sistem series. Maksudnya, akan ada rangkaian tempat yang menggelar kompetisi secara terpusat secara bergantian.

“Soal kompetisi kami masih menunggu jadwal dan tempat pertandingannya. Kalau Liga 1 digelar tanggal 10 Juli mendatang, kompetisi Liga 2 diperkirakan dua minggu setelah Liga 1,” ujar pria yang menjabat ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Jawa Timur.

Suli menambahkan, nama Hizbul Wathan FC hanya dipakai untuk klub profesional. Untuk klub amatir di daerah tetap menggunakan nama PSHW (Persatuan Sepak Bola Hizbul Wathan).

Menurut dia, saat ini ada puluhan PSHW di Jawa Timur. Jumlah ini belum termasuk PSHW-PSHW di daerah lain di Indonesia. Banyak sekali permintaan mendirikan PSHW di daerah.

“Kami tentu bangga dan bersyukur akan lahir banyak talenta dari PSHW. HWFC sudah merekrut beberapa pemain binaan PSHW sendiri untuk Musim Kompetisi Liga 2 2021,” pungkas Suli. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *